Follow Padz and his friends in the world where schools exist as human











Inspired by Hetalia, all hail Hidekaz Himaruya!
Padz And Friends

Padmanaba Bilingual Boarding School

melanjutkan post yang minggu kemarin

image

Read More

New Kid on the Block

wah banyak juga ya yang diam-diam memperhatikan Kesbang-kun

Omong-omong soal Kesbang alias Kesatuan Bangsa,
well… entah kenapa Mimin merasa masih banyak anak Jogja yang belum menyadari keberadaannya.
Kecuali Teladan dan beberapa yang concern di bidang olimpiade sains  (*´・v・)

Kesbang ini memang masih muda sih,
baru juga umurnya 3 tahun.
Meskipun begitu dia sudah membuat kegaduhan yang cukup besar di jagat olimpiade SMA DIY.
Seperti pernah Mimin singgung disini,
tahun ini Kesbang berhasil jadi penyumbang medali terbanyak kontingen DIY
(Posisi yang sebelumnya selalu dipegang Teladan)

Tapi di luar olim, Kesbang masih belum begitu ngeksis  ( ´∀`)
misalnya di turnamen olahraga macam PAF (bukan PAF yang ini!) maupun DBL…
Selain itu rumahnya juga jauh dan agak mblusuk,
jadi wajar kalau SMA-SMA di kota masih belum aware dengan dia

entahlah, diantara SMA-SMA Jogja,
mungkin cuma Teladan yang paling aware dengan Kesbang

Omong-omong,
Kesbang itu semacam adiknya Semesta lho  (。´∀`)ノ
mereka semacam satu franchise yayasan begitu.

mengenai hal itu , akan Mimin bahas di post berikutnya deh~

"Aku uduk ibu-ibu yo Ning!"

berhubung ITS adalah Institut Teknologi,
rasanya akan lebih pas kalau Gijinkanya cowok.
Yah walaupun kalau melihat Hymnenya, statusnya dia adalah ibu-ibu  (ノ^∇^)

Final OSN Quest 2014~!

┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴|・ω・)ノ  HAAAIII~

wah sudah hampir 3 minggu saja Mimin tidak update disini.
Maaf ya,  (シ_ _)シ

seperti biasa, Mimin masih dihimpit berbagai kesibukan real-life,
deadline ini itu, tuntutan akademis yang kian menggelora  _:(´□`」 ∠):_
belum lagi persiapan untuk event dan tentunya yang tak kalah penting,
membuka Pixiv setiap hari demi menjaga kadar asupan~

//cough// oke, lupakan yang terakhir.

yang penting sekarang Mimin sempat update,
horeee  °˖✧◝(⁰▿⁰)◜✧˖°

Update kali ini melanjutkan tradisi tahunan membahas OSN.
Yak, berhubung OSN adalah satu dari sedikit kesempatan Mimin bisa membahas SMA-SMA lain diluar Jogja,
jadi sangat sayang kalau terlewatkan (´▽`ʃƪ)

walaupun ini sendiri sudah lewat hampir dua minggu,
tapi ya sudah tidak apa-apa “ヽ(´▽`)ノ”

Anyway,
sama seperti tahun sebelumnya, Mimin berbaik hati mengolah data perolehan medali serta memberikan peringkat kepada semua sekolah yang mendapat medali di ajang OSN  ( ノ^ω^)ノ゚
sehingga dari situ kita bisa dapat bayangan, sekolah mana yang paling yahud performanya dalam OSN kali ini.

walaupun sebenarnya posisi puncak tidak perlu diterka lagi,
iya, tahun ini lagi-lagi Semesta menyem- //cough// - memuncaki sekolah-sekolah yang lain.

Lalu, bagaimana caranya Mimin memberikan peringkat kepada setiap sekolah?
Nah, tahun ini Mimin sedikit mengubah sistim penilaiannya dari tahun lalu.

Untuk tahun ini, Mimin mengkombinasikan Nilai Medali serta Nilai Sekolah sekaligus.
Kalau tahun sebelumnya Mimin cuma menghitung Nilai Sekolah saja.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistim penilaian,
Mimin rasa Mimin harus menjelaskan sedikit tentang sistim medali di OSN.

.
Monggo yang kurang berminat, sok atuh langsung scroll ke bawah aja,
gambarnya ada habis tulisan "read more" itu kok.

.

Baiklah, mengenai sistim OSN.
Medali diberikan kepada 30 siswa terbaik dalam suatu bidang.
Rinciannya, 5 terbaik dapat emas, 10 berikutnya dapat perak, sisanya perunggu.

Jadi kira-kira begini:
ranking 1-5 = emas
ranking 6-15 = perak
ranking 16-30 = perunggu

Dengan sistim ini, maka siswa yang katakanlah ranking 6 nasional dengan ranking 15 nasional akan sama-sama dapat medali perak.
Walaupun si anak ranking 6 nasional ini nilainya bisa jadi lebih tinggi dari yang ranking 15 nasional.

Melihat bahwa medali kurang mampu menunjukkan perbedaan kualitas antar siswa (and by extension, antar sekolah).
Oleh karena itu Mimin memutuskan untuk memberi skor kepada masing-masing siswa berdasarkan rankingnya.
Jadi ranking 1 dapat skor 30, ranking 2 dapat skor 29, dan seterusnya sampai peraih medali perunggu ranking paling bontot cuma dapat skor 1.
Skor ini yang disebut skor siswa, kemudian Nilai Sekolah adalah jumlah keseluruhan skor siswa dari sekolah yang bersangkutan.

Nah, sistim ini yang tahun lalu Mimin pakai untuk memberi peringkat.

Tapi kemudian muncul masalah,
bagaimana kalau misalnya ada sekolah yang dapat dua medali perunggu,
tapi keduanya ndilalahe berasal dari siswa ranking bawah?
Katakanlah ranking 28 dan ranking 30. Skornya hanya 3 dan 1, sehingga Nilai Sekolah yang diperoleh hanya 3+1 = 4

Kemudian ada sekolah lain yang cuma dapat 1 medali perunggu tapi rankingnya lebih tinggi,
misalnya saja ranking 25. Jadi skornya adalah 5.
Nah, jika pemeringkatan dilakukan murni hanya dengan melihat Nilai Sekolah,
maka ranking sekolah kedua akan lebih tinggi dari sekolah pertama,
walaupun sekolah kedua cuma dapat 1 medali perunggu dan sekolah pertama dapat 2 medali perunggu.

Kalau begitu kan rasanya kurang adil.
Oleh karena itu, tahun ini Nilai Medali juga diperhitungkan.
Nilai Medali mekanismenya kurang lebih sama dengan mencari juara umum di olimpiade/ajang olahraga.
Intinya, setiap medali emas diberi skor 3, medali perak diberi skor 2, medali perunggu diberi skor 1.
Nah, dari situ didapat Nilai Medali setiap sekolah.

Kemudian terakhir, Nilai Sekolah dan Nilai Medali dikalikan untuk mendapat Nilai Akhir.
Nah, Nilai Akhir inilah yang digunakan untuk meranking para sekolah juara OSN

Huaaah, penjelasannya agak ribet ya? ヽ(´ー`)ノ

Ya, intinya Mimin hanya ingin menjelaskan bagaimana cara Mimin memberi peringkat kepada setiap sekolah.
Berhubung data resmi dari Kemendikbud hanya menyertakan ranking dan medali, jadi Mimin harus sedikit berimprovisasi untuk bisa menyusun ranking ini ~(‾▿‾~)

Alas, rankingnya sudah selesai disusun dan bisa dilihat disini

Kemudian, untuk mempermudah kalian juga,
Mimin sudah membuat infografis yang berisi data beberapa sekolah yang sering muncul di PAF (*´・v・)
Bagaimanakah ranking mereka?
Silahkan langsung saja klik di bawah ini

Gambarnya lumayan bandwidth killer nih, jadi siap-siap ya (。⌒∇⌒)。

Read More

Announcement and Quick Doodle~

┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┤・ω・`)ノ   ├┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴┬┴

Hai, Mimin kembali lagi dengan update singkat  (o^^)o

Maaf, maaf,
sepertinya Mimin belum bisa mengatur kesibukan,
jadi untuk sementara update akan muncul secara sporadis

Tapi tenang saja,  “ヽ(´▽`)ノ”
kalau jadwal real-life Mimin sudah mulai teratur,
nanti Mimin akan bisa update teratur lagi kok.

Maaf juga ask.fm masih belum dibuka.
selain belum sempat,
Mimin juga ngeri membayangkan request yang tertumpuk di sana pasca ditimbun selama 6 bulan ( ´∀`)

tapi ask.fm suatu saat akan dibuka lagi kok,
Mimin juga kangen ingin menyapa para pembaca beserta pertanyaan-pertanyaan absurd kalian semua  (´▽`ʃƪ)

Anyway,
untuk kali ini updatenya dudel singkat aja ya~

Kali ini, Mimin ingin membahas buku ini

Iya, Mimin tahu ini telat.
Habisnya tuh buku kan udah heboh sejak beberapa bulan lalu.

buku buatan salah satu anaknya Padz,
dengan isi yang bisa dibilang cukup ‘spesial’   ( ̄ー ̄)

sebenarnya Mimin jadi kepikiran banyak ide cerita setelah baca itu,
karena ternyata rumahnya Padz punya sisi lain yang menarik bin heboh.

tapi mungkin besok-besok aja deh dibahas lebih lanjut  (ノ^∇^)
untuk sekarang, ini dulu aja…

image

Setelah baca buku itu,
Mimin jadi kebayang Padz kalau baca buku itu gimana ya reaksinya?  ( ´∀`)
apakah bakal merinding?
Karena di rumahnya ada hal-hal yang tidak terlihat dengan cara biasa ;)